Menurut Hadinegoro (2003:1) pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak, atau wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak, dengan maksud agar para pendengar dapat mengetahui, memahami, menerima serta diharapkan bersedia melaksanakan segala sesuatu yang disampaikan kepada mereka ( Hadinegoro, 2003:1).
Dalam kehidupan sehari-hari pidato memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah:
Memberikan informasi (to inform),
Menghibur (to intertain),
Membujuk (to persuade),
Menarik perhatian (to interest),
Meyakinkan (to convince),
Memperingatkan (to warn),
Membentuk kesan (to impress),
Memberikan instruksi (to instruct),
Membangun semangat (to arouse),
Menggerakkan massa (to more), dan lain-lain.
Pidato merupakan salah satu kegiatan yang memerlukan persiapan yang cukup. Persiapan pidato ini memiliki peran yang penting karena dengan persiapan yang dilakukan dengan baik, pidato yang akan dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Terkait dengan persiapan dan latihan dalam berpidato ini, Gorys Keraf (1997:317) mengemukakan tujuh langkah dalam mempersiapkan pidato, yaitu:
menentukan topik dan tujuan
menganalisis pendengar dan situasi
memilih dan menyempitkan topik
mengumpulkan bahan
membuat kerangka uraian
menguraikan secara mendetail, dan
melatih dengan suara nyaring.
Ketujuh langkah tersebut dapat diringkas menjadi tiga langkah yang tetap, yaitu: meneliti masalah (1, 2, dan 3), menyusun uraian (4, 5, dan 6), dan mengadakan latihan (7). Dalam kaitannya dengan persiapan pidato dan pemilihan topik ini banyak hal yang ada di sekitar kita yang dapat digunakan sebagai sumber topik dalam menyusun pidato. Thompson (dalam Rachmat, 1999: 20-23) mengemukakan susunan sumber topik yang dapat dipakai dalam persiapan pidato, yaitu:
1. Pengalaman pribadi
a. Perjalananb. Tempat yang pernah dikunjungi
c. Kelompok Anda
d. Wawancara dengan tokoh
e. Kejadian luar biasa
f. Peristiwa lucu
g. Kelakuan atau adat yang aneh
2. Hobby dan keterampilan
a. Cara melakukan sesuatub. Cara bekerja sesuatu
c. Peraturan dan tata-cara
3. Pengalaman pekerjaan atau profesi
a. Pekerjaan tambahanb. Profesi keluarga
4. Pelajaran sekolah atau kuliah:
a. Hasil-hasil penelitianb. Hal-hal yang perlu diteliti lebih lanjut
5. Pendapat pribadi:
a. Kritikan pada permainan, film, buku, puisi, pidato atau siaran radio dan televisib. Hasil pengamatan pribadi
6. Peristiwa hangat dan pembicaraan publik:
a. Berita halaman muka surat kabarb. Topik tajuk rencana
c. Artikel pada kolom yang lain
d. Berita radio dan televisi
e. Topik surat kabar daerah
f. Berita dan tajuk surat kabar kampus
g. Percakapan di antara mahasiswa
h. Kuliah
i. Penemuan mutakhir
j. Peristiwa yang bakal terjadi
7. Masalah Abadi:
a. Agamab. Pendidikan
c. Soal masyarakat yang belum selesai
d. Problem pribadi
8. Kilasan biografi:
a. Orang-orang terkenal9. Kejadian Khusus:
a. Perayaan atau peringatanb. Peristiwa yang erat kaitannya dengan peringatan
10.Minat khalayak:
a. Pekerjaanb. Hobby
c. Rumah tangga
d. Pengembangan diri
e. Kesehatan dan penampilan
f. Tambahan ilmu
g. Minat khusus
h. Lain-lain.
Topik-topik tersebut dapat dipilih sesuai dengan tujuan pidato yang akan disampaikan. Untuk mendapat topik yang baik dalam pidato, ada beberapa kriteria atau pedoman yang harus diperhatikan dalam memilihnya. Berikut ini dikemukakan beberapa kriteria yang dapat diacu dalam pemilihan topik tersebut.
Topik harus sesuai dengan latar belakang pengetahuan Anda
Topik yang paling baik adalah topik yang memberikan kemungkinan Anda lebih tahu daripada khalayak, Anda lebih ahli dibandingkan dengan kebanyakan pendengar.
Topik harus menarik minat Anda
Topik yang paling enak dibicarakan adalah topik yang paling Anda senangi dan menyentuh perasaan Anda.
Topik harus menarik minat pendengar
Topik harus sesuai dengan pengetahuan pendengar
Topik harus terang ruang lingkup dan pembatasannya
Topik harus sesuai dengan waktu dan situasi
Topik harus dapat ditunjang dengan bahan yang lain.
Sementara itu, Maidar G. Arsjad dan Mukti U.S. (1991: 57) mengungkapkan bahwa dalam hal penentuan pokok atau topik pembicaraan yang akan disampaikan dalam pidato, perlu memperhatikan hal-hal berikut:
Topik yang dipilih hendaknya serba sedikit sudah diketahui dan memungkinkan untuk melengkapinya
Persoalan yang disampaikan hendaknya menarik perhatian bagi pembicara sendiri
Persoalan yang disampaikan hendaknya juga menarik perhatian pendengar
Tingkat kesulitan persoalan yang akan dibahas hendaknya disesuaikan dengan tingkat kemampuan pendengar
Persoalan yang disampaikan hendaknya dapat diselesaikan dalam waktu yang disediakan.
Dengan memilih topik yang sesuai dengan tujuan pidato yang akan disampaikan dan sesuai dengan kriteria atau pedoman yang telah ada, diikuti dengan latihan yang baik akan didapatkan pidato yan menarik dan sukses. Dalam mempersiapkan sebuah pidato agar dapat menjadi pidato yang menarik, latihan penyampaian secara efektif merupakan hal yang harus dilakukan.
Baca Juga Artikel :
Sebab-sebab Utama Rasa Takut dan Cemas Ketika Berpidato
No comments